lawan neoliberalisme dengan perpustakaan

Bagaimana menemukan hubungan antara demokrasi, penguatan budaya politik, neoliberalisme,dan perpustakaan? Robert W. McChesney dalam pengantar di salah satu buku karya Noam Chomsky memberi penjelasan sebagai berikut:

Demokrasi menuntut agar orang merasakan hubungan dengan sesama warga kelompoknya. Hubungan ini menjelma dalam berbagai organisasi dan lembaga non-pasar.

Untuk apa budaya politik diperkuat? warga negarayang berbudayaaktif, kritis, dan partisipatif bisa melawanneoliberalisme yang menginginkanwarga negarayang terdepolitisasi yang ditandai dengan apatisme dan sinisme. Pada hakikatnya neoliberalisme adalah musuh utama dari demokrasi partisipatif.

Jika menginginkan budaya politik yang kuat maka harus ada suatu jalan yang menjadi sarana bagi warga negara untuk bertemu, berkomunikasi, dan berinteraksi. Jalan itu berupa kelompok komunitas, perpustakaan, sekolah umum, organisasi antartetangga, koperasi, atau perkumpulan sukarelawan.

Dengan demikian, Perpustakaan merupakan perwujudan komunitas yang berbudaya aktif, terdiri dari kumpulan orang-orang yang kritis dan selalu siap untuk berpartisipasi dalam menciptakan masyarakat sipil yang memiliki acuan moral yang pro demokrasi dan berkekuatan sosial.

Pada titik inilah Perpustakaan ELSAM berusaha mendedikasikan keberadaannya sebagai hub of learning, simpul pembelajaran guna membangun komunitas yang peduli terhadap penegakan dan penyadaran Hak Asasi Manusia, bukan sekedar membangun fisik berisi pengetahuan statis.

Mengkonsentrasikan dirinya di ranah Hak Asasi Manusia sejak 1993, sampai saat ini Perpustakaan ELSAM telah mengkoleksi lebih dari 4000 judul buku pilihan, makalah, prosiding, laporan, dan berkas kasus pelanggaran HAM yang menonjol yang terjadi di Indonesia. Usaha penyadaran akan esensi Hak Asasi Manusia juga didukung dengan penyediaan materi audio visual, yang sampai saat ini berjumlah sekitar 300 judul yang efektif digunakan sebagai alat pelatihan. Semua koleksi tersebut bisa diakses oleh siapapun yang berminat akan penegakan HAM.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s